Jumat, 13 April 2012
Masa lalu
Jumat, 30 Maret 2012
Manusia dan Keindahan (Reportase)
Keindahan berasal dari kata indah yang artinya adalah bagus, cantik, elok, molek, permai, dan sebagainya. Keindahan merupakan suatu konsep abstrak yang tidak dinikmati karena tidak jelas. Keindahan identik dengan kebenaran, keduanya memiliki citra yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik selalu bertambah. Keindahan bersifat universal tidak terikat dengan perseorangan, waktu, dan tempat, selera, mode, kedaerahan atau lokal. Salah satunya dari segi seni yaitu Musik, kata indah seringkali muncul dan dideskripsikan pada musik. Jika suatu ketika orang mendengarkan musik dan orang itu menikmati, pada saat itu lah musik itu bisa dikatakan indah. Seperti reportase langsung saya berikut ini.
Sebuah kejadian langka di Cirebon dipersembahkan oleh Paramonster Kolektif dan Five Studio, mereka mengundang 2 band Australia sekaligus dalam satu acara, yaitu Up and Atom dan Video Nasty dalam rangka Southeast Asia Tour 2012. Mereka memeriahkan garasi Five Studio di kompleks pilang setrayasa Cirebon 19 Februari 2012 kemarin.
Paramonster Kolektif yang sudah sering mendatangkan band dari kota lain kali ini semakin memacu adrenalin para penggila gigs. Paramonster Kolektif yang selalu memulai segala sesuatunya dengan Kolektif benar-benar patut di acungi jempol selama perhelatan acara yang dibuatnya.
Acara dimulai pukul 3 sore, Dibuka oleh band melodic ‘Outname’. lalu sehabisnya, penonton yang mulai ramai disuguhi WEYS band. tiket masuk dihargai hanya 5 ribu rupiah mereka sudah bisa ikut berjingkrak-jingkrak .
Setelah WEYS, anak muda yang menamakan bandnya dengan penyakit yaitu Madcow Disease menghibur penonton dengan meriah, mereka juga menembangkan sebuah lagu SID “Jika Kami Bersama” tentunya dengan ala mereka. Penonton masih terlihat malu untuk memenuhi lantai garasi yang masih kosong. Sang MC, Yoke dan Herly melontarkan guyonan-guyonan mereka yang cukup sukses menyeret penonton ke ‘dance floor’. After Two Hours yang bermain selanjutnya pun masuk stage dengan semangat, pada saat lagu “Buanglah Mantan Pada Tempatnya” Muklis sang vokalis After Two Hours atau disingkat ATH terlihat sangat ‘membakar’ stage, bernyanyi ala Thom Yorke dan Bernari-nari seperti kerasukan, sungguh mengesankan.
Selanjutnya sore ditutup sebelum rehat oleh Flaming Your Day, penonton yang ikut bernyanyi pada lagu “Face of Regret” membuat sore menjadi terasa panas. Lalu waktu rehat pun tiba berlanjut ke malam. Dan inilah klimaks terjadi, Poison Nova naik panggung, penonton paling depan tampak serempak membuat barikade agar tidak ada yang terdorong ke panggung.
Suasana semakin panas saat lagu “Undying Force” dilontarkan, hampir semua berdiri dan saling ‘hardcore dancing’ di garasi itu. Poison Nova menutup dengan lagu baru mereka “Forsaken” yang memang ditunggu-tunggu oleh penonton. Selanjutnya 2 band bule aussie ini siap menggempur dengan maksimal.
Band pertama aussie yang tampil yaitu Video Nasty. moshing pun terus berlanjut, ditengah penampilannya mereka, ‘Misu’ sang vokalis membagikan kertas lirik-lirik mereka yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Lalu band kedua dari aussie Up and Atom sebagai penutup acara menaiki stage, Vokalis cewek berambut merah ini ‘Emily’ benar-benar bisa membuat semuanya terhibur. ‘moshpit’ dan ‘circlepit’ pun mengiringi penampilan mereka
Mereka juga membawakan lagu dari album terbarunya di malam itu, seperti “Clarity”, “Anshuman”. Acara Garage Show ini ditutup dengan lagu “Josie” dari Blink 182 yang dibawakan oleh Up and Atom, Misu pun ikut ke stage dan bernyanyi bersama mereka. Acara selesai sekitar pukul 10 malam, secara keseluruhan acara berlangsung aman terkendali.
Senin, 12 Maret 2012
Manusia dan Pandangan Hidup
Setiap manusia pasti mempunyai keyakinan didalam diri nya masing-masing, walaupun berbeda-beda. Hal ini disebabkan Karna mereka mempunyai pandangan hidup yang berbeda pula. Contoh nya di negara kita ini, dari berbagai macam suku yang ada pasti diantara mereka mempunyai pandangan hidup nya masing-masing. Tetapi di bangsa kita ini walaupun banyak terdapat beraneka ragam budaya dan suku. Keragaman budaya bangsa Indonesia tetap diungkapkan dengan kalimat Bhinneka Tunggal Ika yang mengandung arti, meskipun bangsa Indonesia itu terdiri dari berbagai macam suku bangsa, budaya dan bahasa, tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia itu satu sebagai bangsa. Mereka yang ber-tattoo masih sering dipandang sebelah mata bagi sebagian masyarakat, entah dari mana awalnya mereka mulai di perlakukan seperti itu. Apakah dari sisi gambar, atau dari preman/pelaku kriminal sebelum-sebelumnya yang kerap ditemukan tato di anggota tubuhnya?
Kata tattoo pertama kali tercatat oleh peradaban Barat dalam ekspedisi James Cook pada 1769. Menurut Encyclopedia Britannica, tattoo art tertua ditemukan pada mumi Mesir dari abad ke-20 SM. Tapi, tanda permanent art tattoo yang dibuat dengan cara memasukan pewarna kedalam lapisan kulit itu ditemui hampir diseluruh belahan dunia. Dalam catatan Ady Rosa, 48 tahun, dosen seni rupa jakarta art, universitas Negeri padang, Sumatra Barat, tatto experience mesir baru ada pada 1300 SM. Menurut magister seni murni,Institut Teknologi Bandung (ITB), ini, orang mentawai sudah mentattoo art badan sejak kedatangan mereka ke pantai Barat Sumatra. Bangsa proto melayu ini datang dari daratan asia (indocina), pada Zaman logam, 1500 SM-500SM. Itu artinya, art tattoo mentawailah yang paling tua di dunia. Di mentawai, tattos experience dikenal dengan istilah tatu. Selain mentawai dan mesir, tatto experience juga terdapat di Siberia (300 SM), Inggris (54 SM), Indian Haida di Amerika, suku-suku di Eskimo, Hawai,dan kepulauan Marquesas. Budaya rajah ini juga ditemukan pada suku Rapa Nui dikepulauan Easter, suku Maori di selandia baru, suku Dayak di kalimantan, dan suku Sumba di sumatra barat. Bagi orang mentawai, tatto merupakan roh kehidupan. Tattoo Semakin Trendy dan Modis Walau dulu tattoo dianggap hal yang tabu.
Menurut pengalaman saya sendiri suatu ketika dipalak atau kakak saya yang pernah menjadi korban bacokan, setelah dicermati pelakunya tidak bertato. Sebenarnya mencirikan orang jahat itu tidak segampang seperti melihat tato ditubuh seseorang, kalau saja segampang itu hidup ini bakalan aman dan tentram. kita tinggal mensortir mereka yang bertato, sayangnya tidak terjadi demikian.
Tato itu tampak sedangkan pribadi orang yang jahat itu tidak seketika tampak, mereka secara fisik berpenampilan sama dengan kita tak jarang juga mereka yang berdasi itu bisa jadi orang yang sangat jahat. Malahan berita di tv lebih sering menyiarkan mereka yang berdasi disidang di pengadilan, bahkan sidang disiarkan secara live di saluran tv tertentu.
Itulah sebabnya, kita tidak bisa semena-mena memberi asumsi bahwa orang yang ditato adalah yang mesti kita waspadai. Tattoo merupakan salah satu cara dari jutaan cara untuk ungkapkan ekspresi dan menampilkan diri dimuka umum dengan jalan mencari perhatian atau kesenangan pribadi. Kepuasan pribadi selalu menjadi alasan utama. Karena gak mungkin mereka menato permanen ditubuhnya kalau hanya untuk iseng atau coba-coba.
Saya berharap semoga tato tidak dijadikan suatu yang tabu lagi, toh tato tidak mengganggu kan, kecuali tato menimbulkan penyakit baru itu boleh dilarang. Walaupun dalam Kacamata Agama, tattoo dilarang dengan melihat beberapa sebab yang memang sangat-sangat melogika dan masuk akal. proses pembuatan Tattoo yang menyakiti diri sendiri dan tidak memiliki manfaat tertentu membuat hal ini adalah suatu bentuk yang sia-sia. serta Tattoo menghalangi diri kita pada saat bersuci. kemudian penggunaan jarum pada saat proses pembuatan Tattoo yang tidak steril membuat proses ini rentan terhadap penularan Virus., itu kembali kepercayaan masing-masing.
Minggu, 08 Januari 2012
Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat
Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat
Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial. P.J. Boumanmenggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilahstand juga dipakai oleh Max Weber.
TERJADINYA PELAPISAN SOSIAL
Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu:
– Terjadi dengan Sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
- Terjadi dengan Sengaja
Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:
1) Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).
study kasus :
pelapisan sosial pada kaum ningrat dengan kaum awam.
Kaum ningrat tidak di perbolehkan berhubungan dengan kaum awam dikarenakan perbedaan sosial.
PERBEDAAN SYSTEM PELAPISAN DALAM MASYARAKAT
Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok social.
Masyarakat dan individu adalah komplementer dapat dilihat dalam kenyataan bahwa:
a) Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya
b) Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan menyebabkan perubahan
Ada beberapa pendapat menurut para ahli mengenai strafukasi sosial diantaranya menurut Pitirin A. Sorikin bahwa “pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat”.
Theodorson dkk berpendapat bahwa “pelapisan masyarakat adalah jenjang status dan peranan yang relative permanen yang terdapat dalam system social didalam hal perbedaan hak,pengaruh dan kekuasaan”.
Masyarakat yang berstatifikasi sering dilukiskan sebagai suatu kerucut atau piramida, dimana lapiasan bawah adalah paling lebar dan lapisan ini menyempit keatas.
B. Peelapisan sosial cirri tetap kelompok sosial
Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh system sosial masyarakat kuno.
Didalam organisasi masyarakat primitifpun dimana belum mengenai tulisan. Pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal itu terwujud berbagai bentuk sebagai berikut:
a. Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajiban
b. Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa
c. Adanya pemimpin yang saling berpengaruh
d. Adanya orang-orang yang dikecilkan diluar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum
e. Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri
f. Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum
Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. Ekonomi primitive bukanlah ekonomi dari individu-individu yang terisolir produktif kolektif.
TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL
BEBERAPA TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL
Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas
• Kelas bawah (lower class)
• Kelas menengah (middle class)
• Kelas menengah ke bawah (lower middle class)
Beberapa teori tentang pelapisan masyarakat dicantumkan di sini :
1) Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap Negara terdapat tiga unsure, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali, dan mereka yang berada di tengah-tengahnya.
2) Prof. Dr. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. MA. menyatakan bahwa selama di dalam masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai.
3) Vilfredo Pareto menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Menurut dia pangkal dari pada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan, watak, keahlian dan kapasitas yang berbeda-beda.
4) Gaotano Mosoa dalam “The Ruling Class” menyatakan bahwa di dalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas pertama (jumlahnya selalu sedikit) dan kelas kedua (jumlahnya lebih banyak).
5) Karl Mark menjelaskan terdapat dua macam di dalam setiap masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan jika masyarakat terbagi menjadi lapisan-lapisan social, yaitu :
a. ukuran kekayaan
b. ukuran kekuasaan
c. ukuran kehormatan
d. ukuran ilmu pengetahuan
KESAMAAN DERAJAT DAN PERSAMAAN HAK
Sebagai warga negara Indonesia, tidak dipungkiri adanaya kesamaan derajat antar rakyaknya, hal itu sudah tercantum jelas dalam UUD 1945 dalam pasal ..
1. Pasal 27
• ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
• ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
•
2. Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.
3. Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara
4. Pasal 31 ayat 1 dan 2, yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran.
ELITE DAN MASSA
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalam masyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakat industri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive.
Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kehijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya, pensiunan an lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.
Ada dua kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat yaitu : perama menitik beratakan pada fungsi sosial dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat mral. Kedua kecenderungan ini melahirkan dua macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal, elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhubungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu, sopan santun dan keadaan jiwa. Sedangkan elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problem-problema yang memperlihatkan sifat yang keras masyarakat lain atau mas depan yang tak tentu.Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd,t etapi yang secara fundamental berbeda dengannyadalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku missal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oeleh beberap peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas. Cirri-ciri massa adalah :
1. Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tignkat kemakmuran atau kebudayaan yang berbeda-beda. Orang bisa mengenali mereka sebagai masa misalnya orang-orang yang sedang mengikuti peradilan tentang pembunuhan misalnya malalui pers
2. Massa merupakan kelompok yagn anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonym
3. Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota-anggotanya


